Sabtu, Februari 12, 2011

Polisi Wanita Cantik dari Berbagai Negara

Berikut ini photo-photo polwan dari berbagai Negara...Gak sangar2 kok bro, cantik2 malah...

Austria


Polandia






Iraq


Jepang


Iran


Malaysia


Belanda


Singapura


Peru


Pakistan


Israel


Inggris




Chili




China




Republik Dominika


India


Yordania


Norwegia


Korea Selatan


Philipina


Yaman


Swedia


Taiwan



Amerika


Nikaragua


Korea Utara



Lithuania




Rumania


Hungaria


Finlandia


Kuba


Siprus


Zambia


Kuwait


Perancis


Serbia


Aljazair


Singapura


Kanada


Jerman


Islandia


Indonesia






















Mesir


Italia


Ukraina


Kolombia

Russia





Selasa, Februari 08, 2011

Keren, Radio Dari Kayu Karya Anak Bangsa Ngetop Di Jepang


Karya anak bangsa biasa di Indonesia biasanya tidak mendapatkan apresiasi yang memadai di tanah air. Singgih S Kartono, pemuda dari Temanggung Jawa Tengah ini mencoba peruntungannya dengan meluncurkan idenya dalam membuat radio kayu di Jepang.

Desain buatan Singgih ini memenangkan penghargaan IDRA (kompetisi desain bertaraf internasional dimana bahan yang digunakan haruslah bahan yang dapat didaur ulang). Singgih menggunakan kayu ebony untuk membuat desain casing bagi radionya.

Radio ini dapat menangkap siaran AM maupun FM. Mempunyai bobot 820gram sebelum dipasang batere dan dimensinya 18cm X 8,5cm X 12cm. Menggunakan 4 buah batere berukuran AA.
Desain sederhana namun atraktif inilah yang menjadi kekuatan dan daya jual radio kayu ini. Sayang penulis tidak mendapatkan informasi dimana produk ini dijual untuk wilayah Indonesia. Padahal harganya cukup terjangkau (sekitar $30 saja).

Lalat Unik "Berambut dan Tidak Bisa Terbang"


Lalat, binatang sejenis serangga yang bisa terbang. Binatang ini dikenal sering menyebabkan penyakit muntaber dan tuberkolosa. Baru-baru ini ilmuwan menemukan lalat yang berambut di seluruh tubuhnya dan sungguh tidak diduga sebelumnya jika lalat yang satu ini tidak bisa terbang, unik tapi nyata

Lalat ini ditemukan di celah bebatuan di wilayah Bukit Ukazi (Ukazi Hill), sepanjang jalan Thika Garissa, Kenya. Penemuan tahun ini dilakukan oleh Robert Copeland dari International Centre of Insect Physiology and Ecology dan Ashley Kirk-Spriggs dari South Africa's National.

Nama spesies lalat itu adalah Mormotomyia hirsuta, berarti lalat berambut yang mengerikan. Tubuh lalat ini ditutupi oleh rambut-rambut berwarna kuning. Sayapnya tampak seperti tali dan tak bisa berfungsi untuk terbang. Sementara, matanya memiliki warna merah.

Kupu-Kupu Aneh Berpola Wajah Manusia


Warga Wonosari Surabaya digemparkan dengan penemuan kupu-kupu aneh. Serangga yang mempunyai pola mirip wajah manusia di atas kepalanya itu ditemukan Nafiah (55), warga Jalan Wonosari Wetan ID/12.

Nafiah menceritakan, saat itu dirinya sedang menimang cucunya. Tiba-tiba dia melihat ada hewan yang menempel di tembik kamar. Karena penasaran, perempuan paruh baya tersebut kemudian memanggil anaknya, Sutrisno (33), yang diminta untuk menangkap kupu-kupu tersebut, yang sebelumnya dianggap bekicot.

"Saya melihatnya pada Rabu (2/2/2011) lalu. Saat itu saya sedang ngudang cucu saya, eh saya lalu melihat ada hewan menempel di tembok kamar depan. Awanya saya kira bekicot, setelah saya amati, ternyata itu kupu-kupu," kata Nafiah, kepada wartawan di rumahnya, Jalan Wonosari Wetan ID/12, Minggu (6/2/2011).

Setelah diamati betul, ternyata sayap pada kupu-kupu itu membentuk sebuah wajah manusia. Karena dianggap unik, Nafiah kemudian memanggil Sutrisno. Oleh Sutrisno, kupu-kupu itu tidak ditangkap secara langsung, melainkan dituntun pelan-pelan untuk masuk ke dalam sebuah perangkap tikus yang disiapkannya.

"Saat saya masukkan, kupu-kupu itu tidak mencoba kabur," ujar Sutrisno.

Karena bentuknya yang unik, kupu-kupu itu kemudian dirawat oleh Sutrisno. Makhluk bersayap itu dimasukkan ke sebuah kotak aquarium. Perihal penemuan kupu-kupu berwajah manusia itu kemudian menyebar dari mulut ke mulut sehingga banyak orang yang mendatangi rumah Nafiah hanya untuk melihat keunikan tersebut.

Dari pengamatan detiksurabaya.com, kupu-kupu tersebut merupakan sebuah kupu-kupu besar (ngengat). Pola mirip seraut wajah manusia itu sendiri terbentuk pada sayap kupu-kupu itu.

Pola itu terbentuk di ujung pangkal sayap. Dua bola mata terbentuk di atas, sedangkan di bawahnya ada goresan garis hitam yang membentuk semacam kumis.

Pola lain membentuk bangun segitiga yang menyerupai hidung. Dan di bawahnya ada selarik garis putih yang pada pola itu membentuk sebuah bibir yang tersenyum dengan deretan gigi berwarna putih

X-47B, Jet Tempur Canggih Terbang tanpa Pilot!

Jet tempur canggih X-47B buatan Northrop Grumman yang belum diberi nama ini terbang tanpa pilot (dikendalikan dari markas) untuk pertama kalinya Jumat (04/02/2011) dari Edwards Air Force Base (AFB)—pangkalan angkatan udara  Amerika Serikat (AS).
12971128351194303621
X-47B terbang tanpa pilot (Source: Northrop Grumman )
Sebagai orang yang selalu tertarik dengan dunia teknologi (meskipun bukan insinyur), saya memiliki beberapa situs wajib kunjung, rutin setiap hari—saya tak mau ketinggalan berita.  Selain NASA, Discovery Channel, pengembang satelit dan situs beberapa astronom, saya juga wajib mengunjungi situs produsen-produsen pesawat—termasuk produsen pesawat tempur, Northrop Grumman (NG).
Tadi malam saya menemukan press release dari NG yang mengabarkan tentang uji coba terbang X-47B yang dikembangkan sejak Agustus 2007. Uji terbang perdana ini dilakukan di Edwards Air Force Base (AFB)—pangkalan angkatan udara Edward, California, Amerika Serikat.
X-47B melesat ke udara pukul 14:09 waktu setempat. Berhasil melakukan take-off tanpa hambatan, menuju titik koordinat yang telah ditentukan dan kembali mendarat di pangkalan dengan mulus, setelah melakukan berbagai maneuver selama 29 menit.
1297113180839589260
X-47B take-off tanpa hambatan dan melesat ke udara pukul 14:09 (04/02/2011) - Sumber: Northrop Grumman
Pesawat jet tempur canggih ini adalah pesanan dari Navy Seal—pasukan elit angkatan laut Amerika Serikat.
Uji coba terbang perdana ini diamksudkan untuk menguji kelayakan terbang, kemampuan dan kehandalan perangkat lunak (software) yang mampu mengoperasikan pesawat ini secara otomatis [tanpa pilot]—sekaligus  melihat kemampuannya untuk take-off dan landing di atas dek kapal laut” kata Capt. Jaime Engdahl (UCAS-D program manager, angkatan laut AS), seperti dikutip oleh NG.
Engdahl juga mengatakan bahwa jet tempur ini mampu beroperasi bersama-sama dengan kapal laut atau kapal udara pengangkut. Disamping menghasilkan data uji, percobaan terbang perdana ini juga untuk melihat aspek aerodinamis dari desain jet tempur X-47B ini.
12971135101120144709
Flight Envelope (sumber: wikipedia)
Dalam press releasenya NG mengatakan bahwa X-47B akan tetap berada di pangkalan udara AS untuk ekspansi “flight envelope”—kemampuan manuver, sebelum dipindahkan ke Naval Air Station akhir tahun 2011 ini.
Secara teknis, X-47B ini disebut “Unmanned Combat Air Vehicle (UCAV)”, tetapi sesungguhnya pesawat ini adalah evolusi dari jet tempur NightHawk F-117 dan Raptor F-22, dan F-35 (terbaru sebelum X-47B) yang membuat perang Iraq kelihatan lebih mirip seperti game komputer saat melihatnya di situs departemen pertahanan Amerika serikat. Perpaduan antara teknologi siluman (stealth) dan kecanggihan misil yang membuat bomber B-2 Sprit kelihatan begitu angker skaligus mengerikan di medan tempur.
Meminjam dari era riset “sayap terbang (flying wing)”, bisa dibilang X-47B adalah sebuah jet tempur yang memadukan desain indah dengan kecanggihan mesin dan teknologi elektronik, tidak tertangkap oleh radar, dan sulit dikunci oleh misil berteknologi infra merah.
Pesawat ini memiliki kemampuan take-off secara otomatis, terbang menuju lokasi target penyerangan dengan sendirinya, mengenali medan yang berada dibawahnya dengan teknologi peretasan melalui berbagai macam alat sensor, lalu—jika diperintahkan (dari jarak jauh)—menjatuhkan misil dengan tingkat akurasi tinggi, di lokasi yang diperintahkan, sebelum kemudian terbang kembali ke pangkalan yang telah ditentukan.
Kelihatanya, X-47B ini adalah successor F-35 jet tercanggih Amerika Serikat sebelumnya. Dirancang khusus sebagai jet tempur pemburu masa depan, dengan satu pertimbangan bahwa: Di masa depan, pilot manusia sudah tidak akan dibutuhkan lagi.
Dalam suatu pertempuran, kehilangan jet tempur adalah kerugian teknologi dan eknomi yang sangat besar. Akan tetapi, kehilangan pilot adalah kerugian multi aspek: aspek kemanusiaan yang buruk, dilihat dari aspek politik juga buruk, dan dari aspek moneterpun juga sangat buruk—dibutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk merekrut, mendidik dan melatih pilot hingga laik terbang.
Sebagai anak negeri, setiap kali melihat kemajuan teknologi di dunia barat sana, saya selalu tergelitik untuk bertanya pada diri sendiri: “Kapan negeri saya akan memasuki era teknologi seperti ini?
Dan, sebelum pikiran saya melantur—(membayangkan para politisi/pejabat yang masih saja berkutat di seputaran perebutan kursi kekuasaan, menghabiskan energi bangsa untuk mempertengkarkan masalah yang sesungguhnya bisa dicegah dengan sistem dan pengawasan yang disiplin)—buru-buru saya menghibur diri dengan berpikir “Ah, mungkin masih dibutuhkan masa yang lebih panjang lagi untuk mengubah peradaban negeri ini ke arah yang lebih maju” sambil tak lupa berharap “Mudah-mudahan anak-anak saya kelak menjad

Seorang Bayi Di China Lahir Dengan 2 Wajah


Cerita-cerita seperti ini memang selalu menyedihkan. Kangkang, bayi laki-laki berusia 14 bulan mengidap Moebius syndrome lahir dengan potongan wajah kedua. Semua tanda pada masa kehamilan menunjukkan bahwa anak dari ibu muda Yi Xilian ini sehat dan normal, tapi saat Kangkang lahir, kebenaran pun terungkap. Anak malang itu terlihat seperti mengenakan topeng.
Tak ada yang tahu apa penyebab kondisi ini.Bisa jadi karena infeksi, atau penggunaan obat-obatan pada masa kehamilan. Menurut sebuah sumber, obat yang dikonsumsi sang ibu saat hamil adalah obat anti-keguguran yang diresepkan oleh dokternya. Sedihnya, biaya perawatan kondisi ini sangat mahal. Sejak dibawa ke rumahsakit di Changsha saat usia Kangkang masih 20 hari, hingga saat ini ia telah mengeluarkan 300-400 ribu Yen, atau kira-kira 800 juta rupiah hingga 1 milyar!
Untungnya seluruh keluarga telah mengumpulkan dana bagi perawatannya di rumah sakit Militer Pembebasan Tentara Masyarakat No. 163.

Hobi Memakan Dagingnya Sendiri, 11 Tahun Habiskan 10 Jari


Di rumah yang sederhana itu ternyata tinggal seorang anak baru gede (ABG) yang hobi memakan dagingnya sendiri. Dia adalah Ningsih (19), warga Dusun Gumuk, Desa Gelung, Kecamatan Panarukan. Situbondo. Selama sebelas tahun, sepuluh jarinya habis dimakan.

TRAGIS memang. Ketika kita berkunjung ke rumahnya yang terbuat dari gedek, hanya ada tempat tidur sekaligus tempat duduk dari bambu dan tempat pakaian, tidak ada alat hiburan semacam televisi maupun alat elektronik lainnya, di ruangan sekitar 4 X 4 meter itu.

Nining - panggilan akrab gadis ini, selain memiliki gangguan jiwa, dia juga hobi memakan dagingnya sendiri, sejak dirinya baru berusia 8 tahun.. Bahkan, sampai saat ini, sepuluh jarinya telah habis dimakan. Kebiasaan tersebut sebenarnya sudah tidak lagi dilakukun, setelah keluarganya membungkus tebal-tebal kedua tangannya.

Namun sepekan ini, kebiasaan tersebut kambuh lagi. Bukannya tangan yang dimakan, Nining sudah mulai menggerogoti daging yang melekat di kedua bahunya.

Nining tinggal di rumah itu bersama ayahnya Munasip (40), dan Bunira (60) sang nenek yang setiap hari setia merawatnya. Sedangkan Ernanik, ibu kandungnya, sudah sejak lima tahun silam, merantau ke negeri jiran Malaysia .

“Saya kasihan. Kadang kalau saya marahi untuk tidak makan dagingnya sendiri, dia justru tertawa, itu yang membuat hati saya semakin teriris-iris rasanya,” tutur Bunira dengan mata berkaca-kaca

Harapkan Bantuan Biaya Pengobatan
Untuk memenuhi kebutuhan makan, selain memohon belas kasihan para dermawan, Bunira juga mencarinya dengan berjualan sayuran keliling. Kondisi Nining anak pasangan Munasib (50) dan Ernanik (40) ini sangat memperihatinkan. Sebagian jarinya hilang dan nampak borok di bagian tangan kanan dan kirinya.

Anehnya, menurut Bunira, Nining tidak pernah merasasakan sakit saat menggerogoti dagingnya sendiri. Beberapa upaya medis sudah dilakukan, bahkan sempat dirawat di rumah sakit. Namun hasilnya tetap saja nihil.

Ironisnya, keluarga ini mengaku sudah tidak mampu lagi membawa Nining untuk berobat, dan terpaksa membiarkannya. Keluarga hanya dengan sangat terpaksa hanya menjaga gadis manis itu, agar tidak memakan dagingnya lagi. Bunira juga mengaku, kalau keluarga itu juga pernah mendapatkan bantuan pengobatan dari Pemerintah setempat sebesar Rp 3,6 juta.

Kalau adiknya normal-normal saja. Gadis yang seusia dengan dia sudah ada yang berkeluarga, mungkin ini cobaan bagi keluarga dia,” tutur Ahmadi, tetangga Ningsih. Ahmadi juga menuturkan, kalau selama ini, keberadaan Nining yang doyan dengan daging manusia itu, tidak pernah mengganggu orang lain. Bahkan, katika diajak berkomunikasi, dengan tutur bahasa yang terbata-bata, Ningsih berusaha menjawabnya.

Lega, Akhirnya Pemerintah Turun Tangan
Keluarga Ningsih (19), gadis yang memiliki kebiasaan memakan dagingnya sendiri itu, akhirnya sedikit bernafas lega. Pasalnya, kemarin (22/7), gadis yang memiliki nama lengkap Mega Susi Ningsih ini, dirujuk ke RSUD Situbondo.

KEDATANGAN Ningsih di ruang instalasi gawat darurat (IGD), sempat membuat miris beberapa pesien, bahkan, sejumlah perawat terlihat iba ketika melihat kondisi fisik Ningsih. “Ya allah, kasihan anak ini,” celetuk salah satu perawat, sembari membalut beberapa luka Ningsih dengan perban.

Ningsih dijemput langsung oleh tim medis ke rumahnya di Dusun Gumuk, Desa Gelung, Kecamatan Panarukan. Dengan ditemani Bunira neneknya, serta Munasip ayah kandung Ningsih.

Rencananya, Nining (panggilan akrabnya), akan dirawat di ruang khusus. Tentunya dengan biaya pegobatan gratis, bahkan kebutuhan keluarga yang menemani Ningsih selama menjalani perwatan, juga akan ditanggung pemerintah.

Selama di ruang IGD, walapun dengan bahasa madura yang amburadul, mulut Ningsih tak henti-hentinya mengucapkan “akoa ka mecia mak” (mau bekerja ke malaysia buk). “Mungkin dia ingat dengan ibunya yang menjadi TKW di Malaysia,” timpal Bunira.