Selasa, Mei 24, 2011

Kembar 8

Nadya Sulaeman adalah salah satu ibu paling kontroversial di dunia. Wanita yang dijuluki 'Octomom' ini melahirkan delapan bayi kembar melalui pembuahan invitro pada 26 Januari 2009. Ia melahirkan 6 bayi laki-laki dan 2 bayi perempuan.

www.AstroDigi.com

Yang lebih menggemparkan, sebelum melahirkan bayi kembar delapan, pada kehamilan sebelumnya Nadya melahirkan 6 anak kembar. Ibu beranak 14 ini juga tidak bersuami dan tidak memiliki penghasilan sendiri.

www.AstroDigi.com

Nadya yang wajahnya mirip Angelina Jolie ini, sangat mengagumi artis yang juga punya banyak anak tersebut. Masalahnya, Nadya tak mampu membiayai hidup anak-anaknya. Nadya sendiri adalah seorang ibu tunggal yang kesulitan membiayai hidup anak-anaknya hingga harus mencari bantuan sana-sini.

www.AstroDigi.com

Nadya sempat ditawarkan menjadi bintang film porno, namun ia menolaknya. Selain itu, ia juga ditawarkan untuk membintangi reality show bersama ke-14 anaknya. Tapi, entah apa alasannya, reality show tersebut batal tayang.

www.AstroDigi.com

Sejumlah kalangan selama ini mengkritik Nadya karena dia tidak memiliki pekerjaan maupun sumber pendapatan layak untuk menghidupi keluarganya. Nadya hanya bisa membuat suatu laman yang mengharapkan bantuan dari para donatur, itu pun berkat bantuan dari para penasihat hukumnya.

www.AstroDigi.com

Keseharian Nadya dihabiskan untuk mengurus ke-14 anaknya, dibantu 3 orang pengasuh.
Ibu Nadya, Angela Suleman mengungkapkan, rumah Nadya ibarat sirkus yang berantakan. "Setiap hari, Nadya hanya bisa tidur selama 3 jam."

www.AstroDigi.com

www.AstroDigi.com

www.AstroDigi.com

www.AstroDigi.com

www.AstroDigi.com

Desain Jembatan Selat Malaka Penghubung Indonesia – Malaysia

Jembatan Selat Malaka yang menghubungkan Pulau Rupat, Riau, dengan Malaka, Malaysia, akan dibangun dengan panjang 48,69 kilometer (km).

Namun, karena infrastruktur di Pulau Rupat belum memungkinkan, akan dibangun pula jalan sepanjang 71,2 km dan jembatan yang menghubungkan Pulau Rupat dengan Pulau Sumatera, sepanjang 8 km.

Dalam proposal yang diajukan perusahaan asal Malaysia, Strait of Malacca Partners Sdn Bhd, memperlihatkan desain jembatan utama Selat Malaka terletak pada 12 km setelah Pulau Rupat.

Di tempat inilah, jembatan tak lagi menggunakan tiang, melainkan kabel-kabel besar, dengan jarak antartiang penyangga kabel 4,3 km. Jembatan juga dinaikkan hingga 76 meter, sehingga kapal-kapal tanker besar bisa menerobos jembatan ini.

Tak hanya itu, jembatan juga akan didesain dengan dua penyeberangan kapal yang lain. Namun, masing-masing hanya selebar 2,3 km dan 2,8 km.

Selat Malaka, merupakan salah satu jalur tersibuk di Asia Tenggara. Kapal-kapal besar dengan kapasitas lebih dari 300 ribu ton biasa melewati laut dengan kedalaman 50-60 meter itu.

Jembatan akan didesain sebagai tempat penyeberangan yang ekonomis dan penampilan yang menarik. Orang-orang yang lewat nantinya tak hanya menyeberangi selat, tapi juga bisa melihat pemandangan di pulau-pulau sekitar.

Pembangunan jembatan utama ini diperkirakan menelan dana US$11 miliar, sedangkan penghubung Pulau Rupat dengan Pulau Sumatera, diperkirakan membutuhkan biaya US$1,75 miliar. Total pembangunan mencapai US$12,75 miliar atau sekitar Rp110 triliun dengan kurs Rp8.600 per dolar AS. (viva)


INDIA

Setelah kemarin sempat membuat thread 'Inilah India', dan cukup sukses,
ane lanjutin dah pic-pic keren dari india (kek sinetron, bersambung terus ya)

Langsung aja ya........




Spoiler:
Quote:































Berenang di Antara Dua Lempeng Tektonik




Tantangan menyelam di perairan eksotik tentu mengasyikkan, namun bagaimana jika berenang di antara dua lempengan tektonik? Mari kita lihat keindahannya

Menyelam diantara ngarai Silfra, lembah dalam yang terisi air tawar segar di celah antara pelat Tektonik Eurasia dan Amerika, di Thingvellir National Park, Islandia



Seorang penyelam mengeksplorasi katedral di ngarai Silfra, dalamnya berisi air tawar di lembah celah antara pelat tektonik Eurasia dan Amerika di Thingvellir National Park, Islandia. Dalam foto ini plat Amerika di sebelah kiri dan lempeng Eurasia di sebelah kanan.







Seorang penyelam mengeksplorasi Nes Canyon, sebuah lembah diisi dengan air tawar di celah antara pelat tektonik Eurasia dan Amerika di Islandia bagian utara.





Seorang penyelam mengeksplorasi ngarai Nikulasargja, lembah dalam diisi dengan air tawar di celah antara pelat tektonik Eurasia dan Amerika di Thingvellir National Park, Islandia









Air panas keluar dari lubang geotermal



Lantai danau retak oleh intrusi lava di Blue Lagoon, Silfra, Thingvellir National Park, Islandia.



Keren dan Indah Melukis Menggunakan CAHAYA Di Bunker peninggalan NAZI




Quote:



seorang photographer bernama david gilliver , menggunakan teknik photography yang dia pelajari dari pengalaman-pengalamannya ber experiment selama beberapa tahun, gilliver menyinari bunker yang dibuat oleh pasukan nazi di jerman pada perang dunia ke 2.
pemuda berumur 31 tahun ini juga menciptakan cahay orbs dengan cahaya fixING LED .. dan dia jg menggunakan beberapa light sabers koleksi nya dan lampu lalin yang dia gunakan sebagai kuas nya.
keren sekaligus indah tercampur dalam karya nya
Quote:

Spoiler:


Spoiler:


Spoiler:


Spoiler:


Spoiler:


Spoiler:


Spoiler:


Spoiler:


Spoiler:


Spoiler:


Spoiler:


Spoiler:


Spoiler:


Spoiler: